DAMAI YANG RAPUH: IRAN INGATKAN NEGARA ARAB, KONFLIK BISA MELEDAK KAPAN SAJA
Gencatan senjata diperpanjang, blokade tetap berjalan, dan ancaman “pamit dari minyak” menggantung di udara panas Teluk Persia—damai yang ada hanyalah jeda di atas puing-puing ketidakpercayaan. 🎯 1. Ancaman “Pamit dari Minyak” dan Perluasan Target Pada 21 April 2026, saat dunia masih mencerna gencatan senjata yang diperpanjang secara sepihak oleh Presiden Trump, Iran mengeluarkan peringatan paling kerasnya terhadap negara-negara Teluk . Komandan Angkatan Udara Garda Revolusi Iran (IRGC), Mayor Jenderal Majid Mousavi, menyatakan dengan tegas: “Tetangga-tetangga di selatan harus tahu bahwa jika geografi dan fasilitas mereka digunakan untuk menyerang bangsa Iran, mereka harus mengucapkan selamat tinggal pada produksi minyak di Timur Tengah.” Peringatan ini bukan sekadar retorika perang. Mousavi mengumumkan bahwa “daftar target” militer Iran telah diperluas secara signifikan—melampaui instalasi militer dan kini mencakup ladang minyak dan kilang utama di Arab Saudi, Uni Emirat Arab (U...