Postingan

Menampilkan postingan dengan label "Timur Tengah#7"

PERINGATAN IRAN DAN REAKSI NEGARA ARAB: APAKAH TIMUR TENGAH MENUJU ESKALASI BESAR ?

“Ucapkan selamat tinggal pada minyak.” Satu kalimat dari Komandan IRGC, Jenderal Majid Mousavi, yang berubah menjadi mimpi buruk bagi pasar global. Selat Hormuz masih berasap, kilang Fujairah diincar, dan Liga Arab yang biasanya terpecah justru bersatu menuntut ganti rugi. Damai semu ini sedang berjalan di atas kawat—dan talinya sudah mulai bergetar. 🎯 1. Peringatan “Pamit Minyak”: Garis Merah Baru IRGC Pada 21 April 2026, di tengah gencatan senjata yang rapuh, Komandan Angkatan Udara Garda Revolusi Iran (IRGC), Mayor Jenderal Majid Mousavi, mengeluarkan ultimatum paling keras terhadap negara-negara Teluk . Melalui kantor berita semi-resmi Fars, ia menyatakan: "Tetangga-tetangga di selatan harus tahu bahwa jika geografi dan fasilitas mereka digunakan untuk melayani musuh dalam menyerang bangsa Iran, mereka harus mengucapkan selamat tinggal pada produksi minyak di Timur Tengah." Peringatan ini bukan isapan jempol belaka. Ini adalah ancaman yang terstruktur, spesifik, dan suda...